Jelas Bikin Cerdas

Korupsi Uang LPD 5,2 Miliar, Kejari Badung Tetapkan 3 Tersangka

Oleh: Ari  |    

Balicitizen.net, Badung - Kejaksaan Negeri Badung menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi pengelolaan dana keuangan di LPD Desa Adat Kekeran, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Badung, Rabu (22/7/2020). Penetapan tersangka ini bertepatan dengan Hari Bakti Adhyaksa ke-60.

Kepala Kejari Badung Hari Wibowo mengatakan, ketiga tersangka tersebut dengan inisial IWS (selaku Ketua), NKA (selaku Tata Usaha) dan IMWW (selaku Kasir) di LPD Desa Adat Kekeran.

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Kejaksaan Negeri Badung pada 20 April 2020. Penyidik dari Kejari Badung lalu meminta keterangan 49 saksi.

Dari pemeriksaan, diperoleh fakta jika para tersangka telah menerima uang tabungan dan uang deposito dari nasabah

Namun nominal uang dari nasabah tersebut tidak dicatatkan seluruhnya atau tidak dicatatkan sebagian dalam pembukuan.

Lalu uang tersebut juga tidak disetorkan seluruhnya atau sebagian ke LPD Desa Adat Kekeran. Dari hasil audit penghitungan kerugian negara, di LPD tersebut pada periode 1 Januari 2016-31 Mei 2017, diperoleh hasil kerugian sebesar Rp 5,2 miliar.

"Uang tersebut secara bersama-sama mereka nikmati untuk kepentingan pribadi mereka masing-masing," kata dia, Rabu.

Ketiga Tersangka disangkakan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.  Ari/Balicitizen

 

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE