Jelas Bikin Cerdas

Dosen Ini Anggap Tak Ada Alasan Penahanan Zaenal Tayeb

Oleh: Ari   |     

Balicitizen.net, Denpasar - Kasus yang melibatkan mantan promotor tinju dunia Zaenal Tayeb dengan keponakannya sendiri hingga kini masih bergulir di pengadilan Negeri Denpasar.

Kasus dugaan memberikan keterangan palsu dalam hal jual beli tanah antara Zaenal Tayeb dengan keponakannya ini bahkan membuat Zaenal Tayeb harus ditahan.

Terkait dengan hal ini sejumlah tokoh masyarakat prihatin. Kali ini keprihatinan datang dari kalangan akademisi yakni Wayan Subanda selaku dosen ilmu sosial politik di Undiknas.

Menurutnya masalah perdata terlebih dengan keluarga serta umur yang sudah sepuh tidak seharusnya membuat Zaenal Tayeb harus masuk penjara.


"Kalau boleh dikatakan saya selaku pengamat sosial, dalam sidang itu mengadili seseorang tidak hanya aspek-aspek keadilan atau hukum, aspek kemanusiaan aspek investasi sosial itu perlu di perhatikan," kata dosen ilmu sosial politik ini, Rabu 13 Oktober 2021.


Dia melihat aspek sosial ekonomi, dari usaha Zaenal Tayeb ini banyak membuka lapangan pekerjaan di Bali.

"Saya posisi saya sebagai orang Bali melihat kontribusi dan investasi sosial beliau lakukan termasuk juga kegiatan sosial yang beliau lakukan selama ini sangat besar di Bali," urainya.

Pihaknya tidak mencampuri aspek hukumnya di pengadilan dan mempercayakan kepada aparat penegak hukum, namun harapannya ada proses peradilan seadil-adilnya.


"Sedikit hal yang perlu saya sampaikan, Bagi saya kasus perdata ini, anggap lah jual beli, misalnya kemudian prestasi segala macem dalam aspek sosial, aspek perdatanya yang harus diselesaikan dulu, baru bisa kepidana dan berperkara, itu yg saya sampaikan kepada teman-teman dan publik, juga termasuk penegak hukum, karena itu penting, tidak semua yg ditetapkan berperkara," ulasnya.

"saya setuju penegak hukum ditegakan secara adil tanpa memandang bulu, tahta, raja, kasta kemudian itu di tegakkan. Itu saya sangat setuju, tapi aspek-aspek lain harus dilihat, kenapa seseorang ditahan? karna ada kecenderungan akan menghilangkan barang bukti, untuk pak Zaenal ini saya enggak lihat itu," ulasnya.

Terlebih Zaenal Tayeb usahanya ada di Bali, investasinya juga banyak, karena itu tidak mungkin menghilangkan barang bukti atau lari, sehingga tidak harus ditahan.

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE