Jelas Bikin Cerdas

BNNK Badung Bongkar Jaringan Narkoba Dikenalikan Napi Lapas Kerobokan

Oleh: Ari   |   

Balicitizen.net, Badung - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung Bersama Lapas Kelas II A Denpasar membongkar jaringan peredaran narkoba dikendalikan narapidana Nyoman Sawedya (43).

Sawedya yang terjerat kasus narkoba tahun 2019 itu ditangkap bersama dua orang berperan sebagai kurir yaitu Wayan Suanda (48) dan Pande Gede Susila Putra (28). Dari ketiga tersangka disita barang bukti 10 paket sabu seberat 12,15 gram.

Kepala BNNK Badung AKBP Nyoman Sebudi mengatakan, awal mula dilakukan penggerebekan terhadap Wayan Suanda di rumahnya di Banjar Kelod, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Senin 15 Februari 2021 sekira pukul 16.00 WITA. “Tersangka menyembunyikan tiga paket sabu seberat 1,52 gram dalam speaker. Kami juga menyita uang hasil penjualan narkoba Rp 1.250.000,”ujar Sebudi didampingi Kalapas Kelas II A Denpasar Fikri, Jumat 19 Februari 2021.
Diinterogasi petugas, Suanda mengaku mendapatkan sabu dari narapidana Nyoman Sawedya.

“Berdasarkan pengakuan itu, kami langsung berkoordinasi dengan Kalapas Kerobokan dan Nyoman Sawedya diperiksa dan mengakui perbuatannya,”ungkap Sebudi.

Sawedya diamankan beserta satu handphone yang selama ini dipakai berkomunikasi mengendalikan narkoba dari dalam lapas. Penyitaan perangkat elektronik tersebut mengungkap keterlibatan Pande Gede Susila Putra.

Tersangka ditangkap di rumahnya di Banjar Kauh, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Selasa 16 Feburari 2021. Ia tak berkutik saat petugas melakukan penggeledahan menemukan 10 paket sabu seberat 12,15 gram samping mesin cuci depan kamar mandi. "Kami masih melakukan pengembangan," tandas Sebudi. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE