Jelas Bikin Cerdas

Buronan Interpol Kabur dari Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai Masuk DPO

Oleh: Ari   |   

Balicitizen.net, Badung - Petugas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kecolongan. Buronan Interpol Andrew Ayer alias Andrey Kovalenko (32) asal Rusia kabur dari Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Denpasar, Kamis 11 Februari 2021) sekira pukul 13.20 WITA.

Informasi yang dihimpun, Andrey Kovalenko melarikan diri saat proses administrasi pemindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar. Sesaat sebelum kabur, bule yang terlibat kasus di negaranya dan masuk red notice itu dijenguk oleh teman wanitanya, Ekaterina Trubkina. "Setelah dijenguk itu, Andrew sempat menjalani proses pemeriksaan untuk pendataan, serta menyiapkan surat penyerahan untuk nantinya diambil oleh Interpol. Saat itulah yang bersangkutan menyelinap dari dalam ruang pemeriksaan,"kata Kasi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra Tresnadita dalam siaran pers, Sabtu 13 Februari 2021.

Pihak Imigrasi sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian termasuk Kedutaan Besar Rusia terkait kaburnya Andrey Kovalenko. Bahkan, Polda Bali sudah menetapkan Andrew sebagai DPO. "Kami juga berkordinasi dengan Otoritas Bandara Ngurah Rai dan Otoritas Pelabuhan untuk mencegah Andrew kabur ke luar Bali,"ungkapnya.


Pihaknya juga berharap peran serta masyarakat apabila melihat atau mengetahui keberadaan Andrew dan teman wanitanya agar menghubungi Kantor Imigrasi di nomor WhatsApp 081236956667.

Sekadar diketahui, Andrew sebelumnya mendekam di Lapas Kelas IIA Kerobokan karena kasus narkoba. Selesai menjalani masa hukuman, dia diserahkan ke Kantor Imigrasi pada 3 Februari 2021 untuk selanjutnya dikenakan tindakan administrasi Keimigrasian pendeportasian dan pengusulan Cekal. Andrew rencananya dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar karena keterbatasan ruangan Detensi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai.

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE