Jelas Bikin Cerdas

DPO Pemalsuan Surat Jual Beli Villa Ditangkap di Batam

Oleh: Ari   | 

Balicitizen.net, Denpasar - Tim Tabur (Tangkap Buron) Kejaksaan Agung bersama Kejati Bali menangkap DPO terpidana Tri Endang Astuti Binti Solex Sutrisno di Kota Batam, Jumat (8/1/2021). Tri Endang merupakan buronan dalam kasus pemalsuan surat dan telah dijatuhi hukuman pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan ini.

Hal ini berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No.557 K/Pid/2020 tgl 30 Juni 2020.

Kasipenkum Kejati Bali Luga Harlianto mengatakan terpidana sudah diterbangkan ke Bali dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Gianyar, pada Sabtu (9/1).

"Terpidana merupakan DPO Kejaksaan Tinggi Bali sejak bulan Desember 2020," kata Luga dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Adapun kondisi terpidana dalam keadaan sehat dan dengan hasil swab negatif.

Terpidana terbukti melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pemalsuan surat dalam proses jual beli Villa Bali Rich (PT. Bali Rich Mandiri) senilai Rp 38 milyar rupiah.

Luga menjelaskan ada enam orang terpidana dalam perkara ini. Di mana dua di antaranya yaitu I Putu Adi Mahendra Putra dan Tri Endang Astuti Binti Solex Sutrisno.

Sedangkan empat orang lainnya yaitu Hartono (Notaris), Nugroho Prawiro Hartono, Suryady, Asral belum dilaksanakan eksekusi dikarenakan tidak memenuhi 3 (tiga) kali panggilan Jaksa Kejari Gianyar untuk melaksanakan Putusan Mahkamah Agung.

Keempat terpidana telah dijadikan DPO sejak bulan Desember 2020. Untuk itu keempatnya diimbau segera menyerahkan diri baik Ke Kejati Bali atau Kejari Gianyar atau Kejari terdekat.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang nyaman bagi mereka yang telah dijadikan DPO," kata dia.

Kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka untuk memberikan informasi ke Kejati Bali atau Kejari Gianyar secara langsung atau melalui media sosial Kejati Bali atau Kejari Gianyar.

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE