Jelas Bikin Cerdas

Gaji Tak Kunjung Dibayar, Puluhan Pekerja Proyek Terumbu Karang Demo

Oleh: Ari |  

Balicitizen.net, Denpasar - Proyek pembuatan terumbu karang yang tersebar di sejumlah tempat di Bali diduga bermasalah. Hal pokok yakni upah atau gaji dari pekerja proyek dari pusat belum dibayar. Atas kondisi ini puluhan pekerja di Tanjung Benoa sempat mogok kerja.

Puluhan pekerja ini nampak hanya duduk-duduk bergerombol di lokasi pembuatan terumbu karang di Tanjung Benoa, Kabupaten Badung. Mereka meninggalkan pekerjaan mereka lantaran upah untuk minggu kelima sampai dengan Selasa (5/12) hari ini belum juga diberikan.

Terkait dengan hal ini Bendesa Adat Tanjung Benoa langsung turun tangan. Dia meyakinkan para pekerja jika uang dari kerja mereka kini masih diupayakan agar cair segera.

"Sekarang masih diperjuangkan di Jakarta, di sini juga ada dari kejaksaan, BPK, KPK juga (turut memantau) jadi dana itu tetap harus turun," kata Kadek, Selasa (5/12).

Untuk upah uang makan kata dia akan diberikan segera. Namun untuk upah kerja mereka para pekerja diminta untuk bersabar terlebih dahulu.

Informasi yang dihimpun, proyek ini dalam pemantauan kepolisian, termsuk KPK. Ini karema nominal proyek cukup fantastis mencapai Rp 110 Miliar.

Proyek ini dikerjakan oleh tiga NGO ( non govermen organisasi ) berbeda. Informasinya proyek dikerjakan Yayasan Asosiasi Kerang Koral dan Ikan Hias Indonesia, kemudian kabarnya juga dikerjakan Yayasan Lautan Kebun Koral Indonesia dan Yayasan Alama Indonesia Lestari Lini.

Lokasi proyek tersebar di Serangan, Sanur, Pantai Pandawa, Pantai Tanjung Benoa dan Buleleng. Informasinya seharusnya pekerjaan tersebut selesai pada tgl 20 Desember 2020, namun diperpanjang 10 hari sampai 30 Desember 2020, namun tidak selesai lagi diperpanjang 1 bulan sampai 30 Januari 2021.

Proyek ini adalah program PEN ( pemulihan ekonomi nasional) melalui padat karya oleh Kementrian Keluatan dan Perikanan Pusat.

Hingga berita ini diturunkan, para pihak belum bisa diakses konfirmasinya.

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE