Jelas Bikin Cerdas

Calon Walikota Denpasar Menang di Masing-masing TPS

Oleh: Ari  |   

Balicitizen.net, Denpasar - Calon wali kota Denpasar nomor urut 1 I Gusti Ngurah Jayanegara mencoblos di TPS 11 Banjar Saba, Penatih, Denpasar Timur. Sementara calon wali kota Denpasar nomor urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra mencoblos di TPS 11 Desa Sumerta Kaja, Denpasar.

Kedua TPS tersebut telah merampungkan penghitungan suara.

Hasilnya, di TPS 11 Banjar Saba pasangan I Gusti Ngurah Jayanegara-Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) unggul telak dari lawannya Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (Amerta).

Jaya-Wibawa meraup suara 396 suara. Sementara, Amerta meraih 5 suara.

“Penghitungan suara tadi selesai pukul 14.07 WITA, Jaya-Wibawa berhasil meraup suara 396 suara. Amerta mendapat 5 suara, tidak sahnya 1 suara” kata Ketua Kelompok Pemungutan Panitia Suara (KPPS) TPS 11 Banjar Saba I Wayan Gede Sujana.

Ia mengatakan TPS tempat Jayanegara mencoblos ini jumlah total Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat 406 pemilih dan pemilih tambahan baru (DPTb) dengan menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) sebanyak 9 orang.

Sedangkan 11 orang pemilih yang tercatat dalam DPT tidak hadir untuk menyalurkan hak pilihnya.

Sementara di TPS 11 Desa Sumerta Kaja, pasangan Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (Amerta) unggul dengan perolehan suara sebanyak 111.

Sedangkan pasangan I Gusti Ngurah Jayanegara-Kadek Agus Arya Wibawa meraih 68 suara.

"Pemilih yang hadir menggunakan hak pilihnya 188, kami kalkulasi 77,36 persen dari DPT 250," kata Ketua KPPS 11 Desa I Ketut Suratmaja saat ditemui di lokasi.

Kemudian sebanyak 9 suara di TPS ini dinyatakan tidak sah.

Ia mengatakan tidak ada kendala berarti dalam proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS-nya.

Namun ia mengakui jumlah pemilih yang hadir di TPS sedikit menurun jika dibandingkan Pemilu sebelumnya.

Hal ini karena ia menduga warga ada yang sibuk dan khawatir karena Pilkada kali ini dilangsungkan di tengah pandemi.

"Ada kemungkinan khawatir seperti itu. Di massa pandemi emang sulit ya kalau mau partisipasi sampai 90 persen gitu," katanya.

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE