Jelas Bikin Cerdas

Meski Libur Dipangkas, Bali Optimis Kunjungan Wisata Capai 12 Ribu saat Libur Akhir Tahun

Oleh: Ari   |   

Balicitizen.net, Denpasar - Pemerintah memangkas tiga hari cuti bersama pada akhir tahun ini. Sehingga tanggal 28-30 Desember 2020 tidak lagi menjadi pengganti libur Idul Fitri 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengatakan hal tersebut akan berpengaruh dengan jumlah wisatawan yang berwisata ke Pulau Dewata.

"Berpengaruh, terutama bagi pekerja-pekerja formal pasti dia tanggung untuk berpergian," katanya saat dihubungi, Jumat (4/12/2020).

Namun ia memahami kebijakan pemerintah pusat tersebut untuk mengurangi risiko ornag berkerumun saat liburan. "Kalau libur panjang itu ada pergerakan orang untuk berlibur akhirnya menjadi kerumunan sehingga akan menambah kasus (Covid-19) latar belakangnya dari itu dan dapat kita pahami," katanya.

Untuk itu kepada wisatawan yang ingin menghabiskan akhir tahun di Bali ia berpesan agar mematuhi protokol kesehatan ketat. Kemudian menghindari kerumunan dan jaga jarak.

"Sehingga, untuk kesehatan jalan dan ekonomi juga bisa berjalan," kata dia.

Astawa memprediksi arus kedatangan wisatawan ke Bali akan mulai meningkat pada 24 November mendatang. Ia optimis jumlah wisatawan harian yang ke Pulau Bali saat libur akhir tahun nanti sebanyak 12 ribu.

Adapun jumlah harian saat ini wisatawan domestik ada di angka 5 hingga 6 ribu. "Harapan saya mudah-mudahan berlibur tanpa kerumunan, tetap menjalankan protokol kesehatan dengan tertib dan disiplin," katanya.

Berita Terkait

balicitizen.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE